management Shinichi Aburaya

Shinichi Aburaya

Chief Executive (CE)

Selama 30 tahun, Shinichi Aburaya telah memiliki pengalaman yang luas dan mendalam dalam perencanaan, pengembangan, konstruksi, akuisisi, dan penyediaan pembangkit listrik dan fasilitas transmisi termasuk pembangkit listrik tenaga panas bumi. Melalui penugasan dari ITOCHU Corporation, saat ini beliau menjabat sebagai Chief Executive. Shinichi Aburaya sebelumnya ditugaskan sebagai manajer umum, Departemen Proyek Daya, Proyek Pabrik, Divisi Kelautan & Kedirgantaraan di ITOCHU Corporation, Tokyo, Jepang. Setelah bergabung dengan SOL pada tahun 2014, beliau berhasil mengelola dan mengatur kegiatan multi-tugas yang kompleks sehingga Proyek Tenaga Panas Bumi Sarulla dapat mencapai operasi penuh pada Mei 2018. Lahir di Jepang pada tahun 1962, Shinichi Aburaya adalah alumni dari Universitas Sophia, Fakultas Studi Asing ( Perancis).

management William Lajousky

William Lajousky

Chief Operating (CO)

William Lajousky adalah seorang Insinyur Profesional berlisensi dengan pengalaman lebih dari Tiga Puluh tahun di industri pembangkit listrik. Selama dua puluh tahun terakhir, beliau bekerja di industri panas bumi dan saat ini di Indonesia, menjabat sebagai kepala operasi untuk Proyek Panas Bumi Sarulla 330 MW sejak November 2013. Sebelumnya, William Lajousky berada di tim manajemen dan menjadi manajer komisioning untuk proyek Unit Darajat 121 MW, dan pada tahun 1990-an berada di tim desain untuk proyek geothermal Dieng dan Patuha. Di Filipina, beliau adalah General Manager untuk kompleks geothermal Energy Cal Energy 550 MW di pulau Leyte. Di Amerika Serikat William adalah seorang manajer proyek untuk 450 energi energi panas bumi Cal California di Southern California. Beliau juga bekerja di berbagai proyek panas bumi di Selandia Baru, Chili, Jerman dan Pulau Karibia. Sebelum Bekerja dengan industri panas bumi beliau bekerja di industri tenaga nuklir. Beliau memulai karirnya sebagai Petugas Angkatan Laut Nuklir Angkatan Laut Amerika Serikat dan menjadi insinyur staf di pembangkit listrik tenaga sipil sipil 1.000 MW. William Lajousky adalah lulusan dari Worcester Polytechnical Institute di Massachussets, AS.

management Kunio Noda

Kunio Noda

Chief Financial (CF)

Kunio Noda bergabung dengan SOL pada Juli 2017, sebagai perwakilan dari Kyuden Electric Power Co., Inc. (Kyushu). Menjabat sebagai Chief Financial, peran utamanya adalah untuk mengawasi keuangan proyek, akuntansi, isu-isu terkait pajak sehubungan dengan Proyek IPP Panas Bumi Sarulla. Dia memiliki 10 tahun pengalaman dalam keuangan proyek dan 6 tahun pengalaman dalam keuangan negara di berbagai proyek pembangkit listrik.

Ia bergabung dengan Japan Bank for International Corporation (JBIC) pada tahun 2003. Selama masa jabatannya di JBIC, ia terlibat dalam uji tuntas, evaluasi ex-post berbagai proyek di Indonesia, Cina, beberapa negara Amerika Latin. Dari 2007 hingga 2009, ia ditempatkan di kantor JBIC's Dhaka di Bangladesh sebagai Perwakilan, dan terlibat dalam manajemen dan pemantauan proyek pembangkit listrik, transmisi dan distribusi.

Setelah bergabung dengan Kyushu pada tahun 2009, Kunio Noda mengalami refinancing Senoko Energy (perusahaan generasi terbesar di Singapura) serta pembiayaan proyek IPP berbahan bakar gas di Meksiko. Sejak 2013, beliau telah terlibat dalam Proyek IPP Panas Bumi Sarulla dan memulai negosiasi dengan pemberi pinjaman, dan berkontribusi pada target pendanaan (financial close) yang sukses pada tahun 2014. Beliau memperoleh gelar sarjana dalam Studi Terpadu Manusia, dan gelar master dalam Ilmu Energi dari Universitas Kyoto Jepang.

management Andrea Gunawan Diliharto

Andrea Gunawan Diliharto

Chief Administration (CA)

Andrea bergabung dengan SOL pada Januari 2019. Sebagai Kepala Administrasi, peran utamanya adalah mengawasi sumber daya manusia, teknologi informasi, urusan umum, dan berbagai dukungan bisnis. Ia diperbantukan dari PT Medco Energi Internasional Tbk, (MEI) di SOL.

Sebelumnya, Andrea menjabat sebagai Manajer Senior untuk Divisi Keuangan, TI dan Audit di Proyek Blok B Laut Natuna, Medco E&P Natuna, Ltd (MEPN), setelah diakuisisi dari ConocoPhillips. Selama masa jabatannya di MEPN dari 2016 hingga 2018, ia telah berhasil mengintegrasikan fungsi Keuangan, TI dan Audit MEPN dan PT Medco E&P Indonesia (MEPI). Sebelum menjabat di MEPN, ia ditunjuk sebagai Manajer Senior Akuntansi Perusahaan di PT Medco Energi Internasional, Tbk (MEI). Dari 2011 hingga 2016, peran utamanya adalah mengawasi Laporan GAAP Konsolidasi untuk MEI dan anak perusahaannya, sementara secara aktif terlibat komunikasi dengan Kantor Akuntan Publik dan Otoritas Jasa Keuangan.

Ia memiliki lebih dari 18 tahun pengalaman dan kompetensi yang luas di industri minyak dan gas dan bisnis terkaitnya, baik dari level korporat dan level operasional. Dia juga terlibat dalam keputusan keuangan perusahaan untuk merger, akuisisi, investasi & divestasi.

Ia menerima gelar Magister Manajemen di bidang Keuangan Utama dari Prasetya Mulya Business School pada tahun 2009, dan gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Brawijaya pada tahun 1998. Saat ini ia memegang sertifikasi Akuntan Publik Bersertifikat (CPA) dan Chartered Accountant (CA) . Dia juga berafiliasi di Institute of Indonesia Chartered Accountants (IAI), dan Indonesian Petroleum Association (IPA).